Palembang, Sabtu 01 November 2025 Dalam rangka membentuk karakter wirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif di era pertanian modern, Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (HIMASEPERTA FP UNSRI) melalui Departemen Kewirausahaan menyelenggarakan program kerja Entrepreneurship Training 2025. Kegiatan ini hadir sebagai ruang pelatihan dan eksplorasi dunia wirausaha bagi mahasiswa Agribisnis, mengusung tema “Exploring the World of Agribusiness, Igniting the Spirit of Youth Innovation.”

Sebagai bentuk komitmen dalam membangun wawasan kewirausahaan Mahasiswa Agribisnis. Melalui program kerja Entrepreneurship Training 2025 menyelenggarakan kegiatan kunjungan pembelajaran dan pertukaran pengetahuan ke Desa Sugihwaras, Sumatera Selatan. Desa ini dikenal sebagai desa binaan Pertamina dengan produk unggulan berbasis bunga Telang, yang telah berkembang sebagai komoditas potensial dalam industri herbal dan minuman kesehatan.

Acara dimulai dengan penyampaian materi oleh Ibu Yulia Sari, S. Pi., M. Si yang membahas strategi pemasaran digital (digital marketing) bagi pihak UMKM. Materi difokuskan pada penggunaan platform digital, terutama media sosial yaitu Shopee dan Grabfood sebagai sarana promosi dan perluasan pasar produk lokal, melalui sesi ini peserta UMKM belajar bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai etalase produk, menyusun strategi branding yang menarik, dan memperkuat penjualan melalui konten digital kreatif. Materi ini tidak hanya diperuntukkan bagi pihak UMKM, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa sebagai calon wirausahawan dan agen perubahan yang nantinya diharapkan mampu mengimplementasikan strategi digital marketing di dunia nyata ataupun dalam lingkungan masyarakat sekitar.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran langsung bersama pihak Pertamina dan pelaku UMKM desa. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai peluang usaha sektor Agribisnis berbasis komoditas lokal, khususnya bunga Telang yang menjadi kebanggaan masyarakat Sugihwaras. Mahasiswa belajar mengenai proses budidaya, pengolahan, hingga pengemasan produk berbahan dari bunga Telang, sekaligus mendapatkan inspirasi mengenai bagaimana komoditas sederhana dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi ketika dipadukan dengan kreativitas dan strategi yang tepat. Sesi diskusi berlangsung interaktif, dimana mahasiswa bebas bertanya mengenai strategi pemberdayaan masyarakat, alasan pemilihan desa ini sebagai desa binaan, hingga proses pendampingan yang dilakukan oleh Pertamina untuk mendorong kemandirian dan pengembangan ekonomi lokal.

Kegiatan semakin menarik ketika mahasiswa diberikan kesempatan mencicipi langsung produk olahan bunga Telang, merasakan pengalaman nyata tentang inovasi pangan berbasis sumber daya lokal. Sebagai penutup, peserta diajak berkeliling kawasan UMKM untuk melihat secara langsung program pemberdayaan yang telah diterapkan di desa tersebut. Mahasiswa menyaksikan dinamika usaha rakyat dari dekat, merasakan suasana komunitas UMKM, serta melihat berbagai aktivitas produktif yang berhasil membangun perekonomian desa.


Entrepreneurship Training 2025 di Desa Sugihwaras menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian, bukan hanya dalam memahami teori, tetapi juga menyerap kearifan lokal, melihat kekuatan kolaborasi, dan merasakan semangat masyarakat dalam memaksimalkan potensi sumber daya yang mereka miliki. Harapannya, kegiatan ini mampu menumbuhkan motivasi serta keberanian mahasiswa untuk menciptakan inovasi Agribisnis, membangun usaha berbasis potensi lokal, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian berkelanjutan di masa depan.





